Sabtu, 29 Agustus 2015

Mengistal islam dalam pribadi


Menginstal islam dalam pribadi

Menginstal islam secara kaffah dipribadi kita di zaman sekarang ditengah tengah masyarakat yg mayoritas berpola pikir sekuler khususnya di indonesia memang tidak mudah karna kita akan condong mengikutinya Hanya karena kedangkalan ilmu agama maka manusia banyak tertipu oleh kelompok mayoritas, padahal jika manusia mengetahui tabiat manusia yang jelek pasti mereka menyesal mengikuti mereka. 
Allah berfirman dalam  [QS.al-An'am/6: 116]
“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).”
Karna banyak sekali perbuatan yg orang orang perbuat hanya mengikuti kebanyakan orang. Jika ditanya kenapa melakukan ini alasanya karna semua orang melakukannya dan kadang dengan alasan karna saya suka jika ditanya kenapa kamu makan babi karna saya suka nah ini merupakan cara berfikir yang salah beda dengan yang islam ajarkan ketika kita sudah di instal dengan pola pikir islam segala perbuatan yang kita lakukan berlandasan hukum islam yaitu wajib , sunnah , mubah , makruh dan haram dan tentunya bersumber dari pedoman hidup yang allah turunkan yaitu alquran dan asunnah jika ditanya kenapa melakukan sesuatu perbuatan contoh kenapa anda sholat karna ini wajib perintah allah swt dan kenapa kamu tidak pacaran karna haram allah swt melarang kita mendekati zina ini salah satu contoh  didalam islam semua perbuatan ada hukumnya. Yang jadi pertanyaan bagaimana cara kita bisa menginstal islam di tengah tengah masyarakat yg berpola pikir sekuler atau salah ? Hal yang dapat dilakukan yang pertama adlah berani hijrah yaitu meninggalkan kehidupan yg lama hijrah kepada islam dan kedua berkumpul dengan teman2 yang sholeh yg sudah berpola pikir islami in sya allah ini dapat membuat kita terjaga ketiga gabung dengan harokah harokah islam yang beramal maruf nahi munkar ini dapat membantu kita terus aktif berdakwah sehingga dapat menghindari kita dari aktivitas2 yg menjahui kita dari islam yang keempat terus ngaji islam ikut halaqoh halaqoh dan giat datangi majelis ilmu in sya allah ini dapat menjauhi kita dari pola pikir yang tidak islami.
Semoga kita bisa tetap istiqomah di dalam islam amin
Wallah a lam bi ash sawab

Selasa, 18 Agustus 2015

Kemerdekaan hakiki

Kemerdekaan hakiki

70 tahun katanya indonesia merdeka tapi arti dari kemerdekaan itu sendiri hanyalah angan angan saja kenyataanya individu , masyarakat dan negara masih lah terjajah , pada individu manusia masih banyak memiliki sifat kehambaan pada sesuatu bisa berupa org dan benda atau pada hawa nafsunya yang tak terkendali padahal kondisi merdeka adalah mampu memilih sikap dan prilaku berdasarkan pertimbngan rasionalnya. Imam ali brrkata " budak beramal karena menginginkan keuntungan , namun org merdeka beramal karena keimananny berharap ridha allah swt. Ini lah merdeka individu lepas dari penyembaan yh salah sama seperti yang islam ajarkan.
Pada masyarakat terjajah akan hidup mengikuti pola pikir, budaya bahkan agama dari penjajahnya sekalipun pola itu tidak cocok dan salah sedangkan masyarakat yang merdeka memiliki pola pikir , budaya yang sesuai dengan kondisi yang sebenarnya itu hanya bisa ketika islam diterapkan dimasyarakat karna islam diturunkan untuk rahmat semua alam.
Pada negara yang terjajah tidak mampu tidak berani mengambil keputusan keputusan strategisnya sendiri , melainkan setelah berkonsultasi dengan penjajah ini terbukti dengan kebijakan kebijakan yang dikeluarkan negara berkepentingan asing atau berkepentingan penjajah bisa dilihat sumber kekayaan alam negara yang hampir 90% dikuasi oleh negara penjajah , dibidang ekonomi masih diatur oleh kapital kapitalisme dan dikendalikan oleh  imf/wordbank/ADB/CGi. Dari segi hukum juga masih mnggunakan hukum warisan penjajah. Sedangkan negara yg merdeka adalah negara yang mampu mengambil sendiri segala keputusan strategisnya tampa harus menunggu izin dari penjajah, kebijakannya hanya untuk kepentingan rakyat tidak ada kepentingan lain hal ini sama seperti ketika daulah islam yang didirikan nabi muhamad pertama kali dimadinah menciptakan negara yang merdeka.

Dari beberapa uraian tentng kemerdekaan yang hakiki bisa ditarik kesimpulan bahwa negara indonesia masih sangat jauh atas kemerdekaan yang hakiki kemerdekaan yang hakiki tidak bisa terjadi kalau masih menggunakan sistem yang kufur sistem yng bersal dari kepintaran manusia bukan dari sang pencipta alam semesta allah swt. Kerusakan yang terjadi adalah karena kita meninggalkan aturan aturan yang allah swt turunkan dan solusi untuk mencapai kemerdekaan yang hakiki adalah dengan islam , dengan menerapkan islam secara kaafah mengganti semua dengan allah sebagai yang paling brdaulat atas semuanya.