“ PERISTIWA ALLEPPO PENYEBAB, SOLUSI
& BUKTI RUSAKNYA PAHAM NASIONALISME “
Oleh : Andi Septiandi
Bismillahirahmanirahim.
Asalamulaikum
wr. Wb
Dengan tulisan ini insyaallah saya akan mencoba menjawab dan
menguraikan apa sebenarnya penyebab dari peristiwa yang terjadi di allepo,
karena Beberapa hari ini kita disibukan dengan banjirnya berita berita tentang
kondisi allepo disuriah dimedia sosial bagaimana kekejaman rezim basar ashad
yang membabi buta membantai rakyatnya sendiri tetapi yang menyayat hati kita
adalah bagaimana peristiwa tersebut tidak sama sekali menjadi sorotan dunia,
dunia seakan akan bisu dan tuli atas kejadian yang terjadi disana. Berbeda ketika
peristiwa paris attack terjadi dunia seakan akan sangat berduka cita mendalam
ditambah bagaimana bungkamnya media nasional dan internasional atas peristiwa
allepo ini menjadi bukti yang sagat kuat siapa penjahat dunia sebenarnya.
Sebelum masuk kepada inti tulisan Tentu sebagai seorang yang berfikir
ada beberapa pertanyaan yang timbul dari diri kita tentang :
1.
Apakah dunia tidak mengetahui apa yang
sedang terjadi diallepo pada saat ini ?
2.
kemana
negri negri muslimin yang pemimpinnya adalah astu aqidah dengan rakyat allepo ?
3.
bukankah
sekarang turki dan arab saudi sudah yang katanya sudah berpihak kepada islam tetapi
kenapa mereka hanya diam?
4.
Kenapa
negri negri muslimin termasuk indonesia tidak berani mengirimkan bantuan
militer untuk menolong saudara saudaranya diallepo ?
5.
Bagaimana
solusi tuntas untuk mengatasi masalah kaum kaum muslimin di seluruh dunia
temasuk allepo sekarang ?
Insyaalah saya akan mencoba menjawab dan menguraikan
pertanyaan tersebut dalam sebuah tulisan silahkah dibaca.
Ketika kita melihat masalah yang
terjadi pada negri negri kaum muslimin seperti pembantaian dan pembunuhan yang
terjadi di palestina, rohinga, dan suriah pada saat ini adalah karena tidak
adanya pelindung umat islam yaitu pemerintahan islam khilafah karena jika kita
trek sejarah awal mula kehancuran umat islam dan bencana bencana yang menimpa
umat islam adalah ketika runtuhnyanya khilafah ustmani di turki oleh mustafa
kemal attartukr pada tahun 1924, disini
awal mula bencana bencana mulai menimpa kaum muslimin sejak saat itu wilayah
islam di pecah belah dan dibagi bagi menjadi negara negara kebangsaan yang
sampai pada saat ini ada sekitar 58 negara. Tidak cukup sampai memecah belah
negara muslimin mereka juga memasang antek antek penguasa boneka yang bisa
dengan mudah dikendalikan dan yang paling parah adalah paham paham nasionalisme
yang disebarkan ke negri negri muslimin yang membuat negri negri muslim yang
terpecah belah tersebut hanya peduli dengan nasib bangsanya sendiri dan ini
akan kita bahas dan sekaligus menjawab bebrapa pertanyaan diatas.
Paham nasionalisme yang menyebar di negri negri muslimin, ini
yang mebuat mereka seakan akan ketika melihat penderitaan bangsa lain termasuk
yang terjadi di allepo pada saat ini diam dan menganggap bahwa masalah allepo
bukanlah masalahnya. Paham nasionalisme juga yang membuat pemimpin pemimpin
muslim diam dan tidak mau perduli tentang apa yang terjadi di allepo termasuk
turki , arab saudi dan negara kita sendiri indonesia mereka hanya akan
bertindak ketika pemimpin utamanya menyuruh dan ketika ada manfaat untuk bangsa
dan negaranya, tetapi jika tidak ada manfaat untuk negaranya mereka tidak akan
bekerja. Ini terbukti ketika peristiwa palestina yang terjajah dan suriah yang
menderita negri negri muslimin tidak pernah melakukan empati dengan mengirimi
pasukann untuk melawan tetapi hanya individu individu saja yang rela membantu
itupun hanya sekedar materi saja yang mana materi tersebut hanya akan membantu
saja tetapi tidak bisa memberhentikan pembantaian pembantaian yang terjadi
disana. Karena pembantaian itu hanya bisa diatasi dengan mengirimi pasukan oleh
negara untuk melawan negara negara yang menbantai umat muslim. Contoh lainya
ketika kita melihat apa yang dilakukan turki ketika melihat apa yang terjadi
disuriah ia hanya menampung pengungsi suriah, itu pun hanya sebagian saja yang
sebagiannya ia telantarkan diperbatasan. tetapi bukan mengirimi tentara untuk
melawan rezim yang telah membantai rakyat suriah. Semua ini terjadi karena paham
nasioanalisme kebangsaan yang meracuni negri negri kaum muslimin. Sedangkan dalam
pandangan islam haram meletakan ikatan kebangsaan, suku, Dll diatas ikatan
aqidah islamiah.
SOLUSI TUNTAS MASALAH
ALLEPO
Sebelum masuk kedalam bagaimana solusi tuntas untuk
menyelesaikan masalah yang terjadi di allepo kita harus mengetahui bahwasanya
suriah atau syam adalah negri pusat fitnah akhir zaman yang dikatakan
rasullulah saw dan syam adalah pusat oarng orang beriman di akhir zaman banyak
sekali hadist hadist yang berkaitan dengan negri syam diantaranya :
“Beruntunglah
negeri Syam. Sahabat bertanya: mengapa ? Jawab Nabi saw: Malaikat rahmat
membentangkan sayapnya di atas negeri Syam.” (HR. Imam Ahmad)
“Aku bermimpi
melihat tiang kitab (Islam) ditarik dari bawah bantalku, aku ikuti pandanganku,
ternyata ia adalah cahaya sangat terang hingga aku mengira akan mencabut
penglihatanku, lalu diarahkan tiang cahaya itu ke Syam, dan aku lihat bahwa
bila fitnah (konflik) terjadi maka iman terletak di negeri Syam.
“Salamah bin
Nufail berkata: aku datang menemui Nabi saw dan berkata: aku bosan merawat kuda
perang, aku meletakkan senjataku dan perang telah ditinggalkan para
pengusungnya, tak ada lagi perang. Nabi saw menjawab: Sekarang telah tiba saat
berperang, akan selalu ada satu kelompok di tengah umatku yang unggul melawan
musuh-musuhnya, Allah sesatkan hati-hati banyak kalangan untuk kemudian
kelompok tersebut memerangi mereka, dan Allah akan memberi rizki dari mereka
(berupa ghanimah) hingga datang keputusan Allah (Kiamat) dan mereka akan selalu
demikian adanya. Ketahuilah, pusat negeri Islam adalah Syam. Kuda perang
terpasang tali kekang di kepalanya (siap perang), dan itu membawa kebaikan
hingga datangnya Kiamat.” (HR. Imam Ahmad)
“Hendaklah kalian memilih Syam, karena ia
adalah negeri pilihan Allah, yang Allah kumpulkan di sana hamba-hamba
pilihan-Nya, jika tak bisa hendaklah kalian memilih Yaman, dan berilah minum
(hewan kalian) dari kolam-kolam (di lembahnya), karena Allah menjamin untukku
negeri Syam dan penduduknya.”
“Jika penduduk Syam rusak agamanya maka tak
tersisa kebaikan di tengah kalian. Akan selalu ada satu kelompok dari umatku
yang dimenangkan oleh Allah, dan sedikitpun tidak akan membahayakan mereka
orang yang berusaha menghinakannya hingga datang hari Kiamat.”
Syam atau suriah pada saat ini adalah negri
yang proses arab spring yang paling lama karena opini penegakan khilafah disana
sudah menjadi opini umum di tengah rakyat suriah mereka tidak mau masuk kedalam
jebakan kafir imprealis untuk menerapkan sistem kufur demokrasi dan mereka
sadar masalah negri kaum muslimin tidak akan selesai hanya dengan mengganti
pemimpin saja maka dari mereka sadar revolusi terbaik adalah revolusi islam dan
menegakan khilafah kembali karena hanya dengan khilafah lah mereka bisa
terbebas sepenuhnya oleh sebab itu berbagai cara sudah dilakukan oleh kafir
imprealis untuk memadamkan semangat revolusi disyam mulai dengan negosiasi
dengan para mujahidin, mengadu domba mujahidin serta membuat khilfah bajakan
ala ISIS semua cara sudah dilakukan tetapi tidak bisa memadamkan api cahaya
revolusi islam disyam maka satu satunya cara adalah membantai rakyatnya yang
tidak sepaham dengan ide kufurnya, oleh karena itu banyak negara negara kafir
yang takut tegaknya kembali khilafah masuk untuk ikut membantai rakyat dan
mujahidin di syam mulai dari rusia, china, peransic dan amerika semua
kepentingan masuk kedalamnya.
Maka dari itu Ketika kita memahami hakekat akar masalah yang
terjadi di negri negri kaum muslimin termasuk allepo pada hari ini adalah tidak
adanya pelindung umat islam yaitu khilafah serta pecahnya negri negri kaum
muslimin dan tersebarnya paham paham merusak seperti nasionalisme dan
sekularisme, lantas bagaimana cara mengatasi dan menyelesaikan permasalahan
umat islam di allepo pada hari ini. Tentu untuk menyelesaikan pembantaian
pembantaian yang terjadi di negri negri kaum muslimin termasuk di allepo adalah
negri negri kaum muslimin harus bersatu dan mengirimkan pasukan untuk melawan
negara negara yang menbantai umat islam karena pembantaian yang terjadi di
allepo tidak akan selesai hanya dengan mengirimi bantuan makanan dan obat
obatan walau pun ini merupakan amal yang mulia tetapi hakekatnya tidak akan
bisa menyelesaikan masalah yang ada di allepo karena masalah disana adalah
pembantaian oleh karena itu pengiriman pasukan adalah solusi kongkrit untuk
mengatasi masalah di allepo dan tentunya ini tidak akan mungkin terjadi selama
negri negri kaum muslimin masih belum bersatu dan paham paham merusak seperti
nasionalisme masih diadopsi oleh umat islam oleh karena itu solusi tuntas untuk
mengatasi masalah di allepo dan menyatukan negri negri muslimin diseluruh dunia
adalah dengan menegakan khilafah karena hanya khilafah institusi satu satunya
yang akan menjadi pelindung kaum muslimin dan hanya khilafah yang akan menyatukan negri negri muslimin yang
terpecah.
“yâ Allah, aku penuhi panggilan-Mu,
aku penuhi panggilan-Mu, aku penuhi panggilan-Mu— dengan siap menjalankan
perintah-Mu—wahai Allah”.
“, wahai Allah, kami tidak punya
siapa-siapa selain Engkau, wahai Allah”.
“al-Ummah turîdu al-Khilâfah min jadîd,
umat menginginkan Khilafah kembali”.
Mahasuci Engkau, wahai Allah, dimana dengan memuji-Mu
kami bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Engkau. Hanya kepada Engkau-lah
kami memohon ampunan, dan hanya kepada Engkau-lah kami bertaubat.