Oleh : Andi Septiandi
Daerah Perbatasan
dengan berjuta permasalahannya , Daerah perbatasan yang seharusnya menjadi
daerah yang di fokuskan pemerintah untuk di bangun dan seharusnya menjadi
beranda depan indonesia ini hanyalah wacana yang ntah kapan akan di
tindaklanjuti.
ketika kita berbicara tentang daerah
perbatasan banyak sekali permasalahan yang terjadi disini dari segi ekonomi
masyarakat perbatasan sangat bergantung dengan negara tetangga malaysia seakan
masyarakat perbatasan sudah hilang jiwa nasionalisme terhadap negara sendiri
seakan tidak perduli lagi terhadap negara sendiri , apakah kita harus
menyalahkan masyarakat perbatasan dengan
tindakannya itu.
Banyak yang berfikir
masyarakat perbatasan harus di tanami jiwa nasionalis yang tinggi agar mereka
dapat mencintai NKRI dengan sepenuh hati sehingga tidak bergantung lagi ke pada
malaysia apa ini pemikiran yang benar , tentu ini pemikiran yang salah.sebagai
contoh petani daerah perbatasan akan menjual hasil pertanian mereka ke malaysia
dari pada ke indonesia karna malaysia akan membeli hasil pertanian mereka
dengan harga yang mahal dibanding indonesia terlebih jarak yang jauh untuk
mencapai pasar indonesia ditambah indonesia akan membeli hasil pertanian mereka
dengan harga yang murah ini berbanding terbalik jika menjual ke malaysia karna
jarak yang sangat dekat , dan harga yang relatif tinggi.
Kondisi desa yang
berbatasan langsung dengan malaysia ini sangat memprihatinkan infrastruktur
yang sangat tidak memadai kondisi jalan yang rusak kurang nya perhatian dari
pemerintah ini membuat masyarakat perbatasan seperti ayam yang ditinggal oleh
induknya ntah mau kemana mengaspirasikan keluhannya sampai terbesit sebuah
argumen apakah kami ini termasuk warga indonesia yang tidak diperhatikan atau
warga malaysia yang lebih memperhatikan kami lebih mengerti kami.
Melihat kondisi diatas
apakah kita harus menyalahkan masyarakat perbatasan , tentu hanya masyarakat
yang idiot yang akan tetap bergantung pada indonesia yang akan jelas merugikan
mereka. apakah masyarat perbatasan harus
cinta dengan NKRI yang akan membuat mereka mati kelaparan atau tetap bergantung
pada malaysia yang akan membuat mereka hidup.
Sungguh mengiris hati
melihat daerah perbatasan kita jika kita lihat perbandingan daerah perbatasan
indonesia dengan negara tetangga ini sungguh memprihatinkan ibarat masuk ke
tong sampah dan keluar dari tong sampah, mungkin itu bisa menggambarkan
bagaimana kondisi masyarakat disana.