Untuk teman teman yang masih punya keraguan didalam hati nya untuk Hijrah dari kehidupan lama, Ragu untuk berjilbab, Ragu untuk Putus dengan pacarnya, Ragu Untuk Menikah, Ragu untuk meninggalkan Riba, dan keraguan meninggalkan kemaksiatan lainnya insyaallah tulisan ini bisa membantu.
Hakekat Kesiapan dan Keyakinan
Oleh : Andi Septiandi
Ketika kita melihat kehidupan pada era sekarang memang sangat sulit untuk idealis dalam beragama dan sangat sulit sekali untuk mencari keadaan yang tidak bertentangan dengan aturan islam Sehingga membuat banyak sekali muslim tidak 100% dalam menjalankan agamanya seperti banyak muslimah yang sudah tau bahwa pakaiaan yang dikenakannya tidak sesuai dengan tuntunan islam dia tau akan hal itu tapi karena beberapa alasan salah satunya belum siap dia ragu untuk menjalankannya, selalu saja kesiapan dijadikan alasan. Begitu juga ketika seorang muslim yang menjalankan aktivitas yang dilarang agama seperti pacaran mereka tau bahwa pacaran itu haram dalam agama tetapi mereka tetap menjalankannya dengan alasan trend DLL serta tak jarang mereka berlasan karena belum siap untuk meninggalkan aktivitas itu. Hal ini juga sama terhadap kasus kasus yang lain seperti muslim yang masih ragu untuk menikah, ragu untuk meninggalkan riba dan ragu untuk meninggalkan lingkungan lamanya menuju kelingkungan baru tentunya masih dengan alasan yang sama yaitu belum ada kesiapan untuk menikah disisi lain tapi dia masih melaksakan aktivitas pacaran begitu juga dengan belum ada kesiapan untuk meninggalkan riba dan hijrah total kepada kehidupan islam.
Jika kita melihat kasus kasus diatas tentu akan timbul pertanyaan apa yang menyebabkan itu semua atau apa yang menyebabkan muslim ragu untuk meninggalkan itu semua dan Hijrah secara totalitas ini yang insyaallah akan kita bahas. Baca pelan pelan dan resapi.
sebenaranya ketika kita melihat banyak sekali muslim yang masih ragu untuk meninggalkan semua aktivitas yang dilarang agama atau Hijrah secara totalitas maka sebenarnya semuanya itu didasari oleh keyakinannya atau bisa dikatakan pasti masih ada keraguan didalam hatinya tentang kebenaran janji janji Allah SWT untuk orang yang senantiasa taat kepada syariatnya. Oleh sebab itu maka jika ada muslim yang ingin hijrah tapi masih ragu untuk melakukannya maka satu satunnya cara adalah memperbaiki keyakinannya, bagaimana caranya silahkan baca paragraf selanjutnya dan insyaallah kita akan sekaligus menjawab Pertanyaan tentang Kenapa keyakinan sangat berpengaruh kepada kesiapan.
Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut tentang mengapa keyakinan sangat berpengaruh terhadap kesiapan dan bagaimana cara memperbaiki keyakinan ? Kita akan mencoba menganalogikannya dengan beberapa kasus berikut ini.
Ketika ada seorang yang kuat makan dan juga orang ini merupakan perokok yang aktif dan pada saat itu orang tersebut jatuh sakit dan memeriksakan keadaannya ke dokter yang mana dokter tersebut sangat ahli dan pada saat itu dokter tersebut memvonis orang itu terkena kangker kemudian dokter itu memberikan larangan dan beberapa resep obat yang harus dimakan, banyak sekali larangan yang diberikan oleh dokter tersebut seperti tidak boleh makan yang berminyak, berhenti untuk merokok, harus banyak berpuasa dan larangan lainya dan kalau ia tetap melanggar larangan itu umurnya tidak akan panjang. Pertanyaannya apa yang akan dilakukan orang tersebut apakah dia akan melanggar perintah dari dokter tersebut atau dia akan patuh. tentu dia akan patuh kenapa karena dia sangat yakin dengan seyakin yakinnya dengan dokter itu sehingga keyakinannya tadi membuatnya tidak akan melanggar larangan dari dokter tersebut Ini lah hakekat keyakinan. Ketika dia sudah yakin maka kesiapannya langsung datang sebagaimana kisah seorang perokok tadi jika tidak ada larangan dari dokter tersbut mungkin dia tidak akan berhenti merokok dan jika tidak ada anjuran untuk berpuasa dari dokter mungkin dia tidak akan pernah puasa.
Maka dari itu seberapa yakin kita dengan janji allah kepada orang orang yang selalu taat dengan perintahnya dan menjauhi segala larangannya, seberapa yakin kita dengan janji surganya allah swt untuk orang orang yang taat dan juga seberapa yakin kita atas ancaman nerakanya allah swt kepada orang orang yang melanggar aturan aturan allah. Ketika kita sudah meyakini dengan seyakin yakinnya tentang janji janji allah tersebut maka orang orang yang beriman dan bertaqwa akan senantisa mempunyai kesiapan.
Maka ketika ada seorang muslimah yang sudah yakin dengan perintah allah bahwa wajibnya untuk menutup aurat dan ancaman untuk perempuan yang tidak menutup auratnya maka dia akan senantiasa taat pada perintah allah tampa alasan sedikitpun. Begitu juga ketika ada seorang muslim yang sudah tau dengan haramnya aktivitas pacaran maka dia akan senantiasa taat dan meninggalkannya. Hal ini juga sama dengan seorang muslim yang sudah yakin dengan janji allah untuk mencukupi rezeki orang orang yang menikah dan ancaman allah untuk orang orang yang masih memakan riba, maka seorang muslim akan senantiasa siap untuk menjalankannya dan seorang muslim akan meninggalkan segala aktivitas ribanya tampa ada alasan sedikitpun.
Oleh karena itu sudahkan kita yakin dengan sekayin yakinnya atas janji janji allah dan ancaman ancaman allah, silahkan jawab sendiri. Dan bagaimana jika kita sudah yakin, atau pertanyaan selanjutnya adalah jika kita sudah yakin untuk meninggalkan semua larangan allah swt dan kita sudah yakin dengan semua perintah perintah allah kemudian kita ingin sekali hijrah secara totalitas maka kita harus hijrah kemana dan bagaimana caranya hijrah kelingkungan baru sedangkan kita tidak tau harus hijrah kemana? nah insyaallah akan kita bahas pada tulisan berikutnya.
semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar