“
PAHLAWAN DAN SEJARAH YANG DIKABURKAN “
Setiap tanggal 10
november pemerintah indonesia selalu memberikan penghargaan kepada mereka yang
dinggap sebagai pahlawan yang telah berjasa
kepada bangsa dan negara indonesia , pada tahun ini pemerintah memberi
gelar pahlawan nasional kepada lima orang tokoh , ada yang beragama islam ,
hindu dan kristen. pemberian gelar
pahlawan pada tahun ini pemerintah seakan menggambarkan bahwa semua agama
berperan dan berjasa kepada bangsa dan negara indonesia ini merupakan pengaburan
sejarah tentunya karna fakta menceritakana bahwa jasa umat islam lah yang
berperan penting dalam memerdekakan indonesia dari penjajahan. Salah satu tokoh
islam yang sangat berperan dan sangat harus memang pemerintah memberi gelar
pahlawan kepadanya yaitu KI Bagoes Hadikoesoemo.
Sosok KI Bagoes
Hadikoesoemo adalah sosok penting dalam perjuanganmenyuarakan islam dalam
pentas persiapan dasar negara indonesia saat itu dan ki bagus juga adalah
pejuang sejati yang mengangkat senjata dalam merebut kemerdekaan indonesia
bersama laskar yang dibentuknya dia adalah salah satu ketua umum muhamadiyah merupakan sosok yang
pemberani bersama dengan para ulama
salah satunya KH wahid hasyim ia menyuarakan dengan lantang perlunya menjadikan
islam sebagai dasar negara. Sayangnya perjungan KI Bagoes Hadikoesoemo dengan
para ulama yang lain harus kandas ditangan pejuang nasionalis sekuler dengan
berbagai tipu daya, manuver , intrik para
pejuang nasionalis sekuler membuat agar islam jangan tampil dalam ranah negara.
Pengaburan sejarah
Perjuangan para ulama
tidak sampai disitu selesai kemerdekaan perjuangan para ulama juga dikuburkan
dan dikaburkan. Padahal pada perlawanan melawan penjajah belanda kaum muslimin
lah yang berjuang tapi sejarah ini
dikaburkan. Resolusi jihad yang dikumandangkan oleh KH wahid Hasyim untuk
melawan penjajah pun dikaburkan maknanya sebagai resolusi perbaikan diri dan
upaya pengaburan sejarah yang lain adalah upaya sistematis untuk memutuskan TNI
tentara Nasional Indonesia dengan islam seperti memutuskan hubungan anak dengan
ibunya faktanya TNI itu lahir dari laskar laskar pejuang yang dibentuk oleh para
ulama ulam muslim yang kita kenal sebagai HIZBULLAH dan SABILLAH.
Ditambah sejarah yang
diajarkan disekolah kepada para siswa dibuat sedemikian rupa agar mereka tidak
paham dan mengerti tentang peran umat
islam dalam perjuangan baik sebelum kemerdekaan maupun sesudah kemerdekaan.
pemerintah melakukan rekrontruksi sejarah melalui para sejarawan untuk
kepentingan politiknya bukan berdasarkan fakta lagi. contoh Pengaburan dan
penyesatan sejarah yang dilakukan mereka adalah mereka menggambarkan bahwa
pangeran diponogoro melakukan perjungan atas dasar kepentingan sendiri padahal perjuangan yang dilakukan oleh
pangeran diponogoro murni bersama kaum muslimin untuk membebaskan dari penjajahan
kafir belanda, pemelintiran sejarah banyak sekali terjadi.
Peran umat islam
Melihat fakra fakta
yang ada umat muslimlah yang sangat berperan penting dalam kemerdekaan
indonesia dari para penjajah tak didapat satu riwayat pun adanya perlawanan
kristen , hindu , budha terhadap penjajah barat bagaimana mau melawan sedangkan
salah satu misi penjajah untuk menjajah indonesia adalah menyebarkan agama
kristen jadi tidak mungkin mereka mau melawan tentara yang sama dengan mereka
tetapi peran umat islam lah yang menjadi motor utama penggerak kemerdekaan
indonesia ini karena semangat kaum muslimin tak pernah tinggal diam terhadap
keberadaan penjajah dinegri ini tampa
dibayar tampa diimingi imingi hadiah umat islam rela mengorbanan nyawa mereka.
Tentunya ini tidak lepas dari peran ulama yang mengobarkan semangat jihad
fisabilillah kepada kaum muslimin. Seperti yang dilakukan oleh KH hasyim
Asy’ari pendiri nadhatul ulama yang memimpin gerakan noon kooperatif pada
penjajah belanda ia mengeluarkan fatma wajibnya jihad untuk menghadapi
penjajah. Sebagai contoh perang diponogoro pada tahun 1825-1830 yan mana
pangeran diponogoro didukung oleh para ulama dan santrinya.
Pahlawan dalam islam
Sesungguhnya makna
pahlawan dalam islam adalah mereka yang mampu memperjuangkan kemerdekaan yang
hakiki yaitu membebaskan manusia dari penyembahan yang salah yaitu hanya
menyembah kepada allah tampa menyekutukannya menjalankan segala perintah allah
dan menjauhkan segala larangannya ini lah pahlawan yang sesungguhnya dan kalau lah gelar ini harus diberikan
kepada seseorang maka yang pantas menerima gelar ini adalah rasullulah nabi muhammad SAW karna berkat
jasa beliaulah kita bisa menikmati kemerdekaan yang sesungguhnya.
Tetapi pada saat ini
merupakan zaman dimana umat islam sangat dizolimi ditindas dan dikerumuni oleh
para kafir penjajah tugas kita adalah berjuang dan berdakwah untuk
mengembalikan kehidupan islam seprti apa yang telah dicontohkan nabi muhammad
SAW yaitu denga menegakan syariat islam
dalam naungan khilafah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar