PARIS ATACK “ CARA BASI UNTUK MENGHALANG KEBANGKITAN ISLAM“
jum’at (13/11/2015) waktu setempat,
serangan telah terjadi di Paris. Tak tanggung-tanggung, serangan dilakukan di 6
titik, secara terpisah, pada waktu yang bersamaan. Korbannya 153 tewas, dan 300
luka-luka. Menariknya, pelaku bom bunuh diri meninggalkan jejak, paspor
berkebangsaan Suriah. Tak lama setelah insiden ini, PM Perancis, Manuel Valls
(13/11/2015) langsung mengeluarkan pernyataan, bahwa serangan ini diatur dari Suriah (BBC Indonesia, 17/11). Dikuatkan dengan klaim ISIS
sebagai pihak yang melakukan serangan ini.
Melihat skenario peristiwa
penyerangan di paris sangat mirip sekali
dengan serangan terhadap WTC di New york. Pada saat itu amerika menjadikan
serangan WTC sebagai alasan untuk
menduduki afganistan dan mengintervensi negara negara lain atas dasar
penyerangan terorisme dan pada waktu itu amerika berhasil membuat citra buruk
islam sebagai terorisme nah ini sama percis apa yang terjadi di paris
menjadikan negara negara barat termasuk
perancis untuk memborbadir suriah dengan alasan perang melawan isis.
Melihat peristiwa ini
banyak sekali kejanggalan yang terjadi pertama pelaku serangan yang terjadi
diparis meninggalkan jejak paspor berkebangsaan suriah yang anehnya paspor itu
masih utuh seperti ada yang meletakannya kedua peristiwa ini terjadi dua hari
sebelum diselenggarakannya G20 diturki ini seakan akan menjadi momen yang tepat
untuk menjadi kan isi pertemuan pada G20 membahas pelaku terorisme diparis dan
ditambah terdapat kabar bahwa mayat mayat yang dikabarkan terkena serangan
paris adalah patung ini menambah kekuatan bahwa serangan paris adalah rekayasa
barat untuk menyerang suria sama seperti skenario saat amerika menyerang
afganistan dan irak.
Penyerangan ini
adalah skenario basi untuk menghalang tegaknya islam di bumi suriah karna
faktanya penyerangan paris dan negara negara kafir lainya bukan lah menyerang
isis terbukti korban dari serangan tersebut adalah orang orang yang tidak
berdosa seperti anak anak dan perempuan. Setidaknya ada 2 hal yang menjadi
dasar skenario penyerangan paris yang pertama menjadikan alasan untuk
memborbadir suria karna takutnya kafir barat akan tegaknya islam disana dan
yang kedua adalah membuat citra buruk islam sebagai terorisme ini terbukti
degan bagaimana media membuat propaganda yang besar terkait serangan paris
mebuat citra buruk islam sebgai terorisme ini merupakan cara basi yang
dilakukan musuh musuh allah.
Reaksi barat terhadap
serangan paris disisi lain semakin membongkar kemunafikan barat. Barat yang
diikuti oleh negara negara bonekanya diberbagai belahan dunia termasuk
indonesia beramai ramai mengecam serangan paris yang menewaskan 132 orang.
Sementara mereka diam saat basar asad
yang diikuti koalisi iblis yang dipimpin amerika membunuh rakyat suriah ratusan
ribu orang. Mereka juga diam ketika israel memborbadir palestina dan membunuh
rakyat palestina yang tidak berdosa. Bila dibandingkan dengan korban yang ada
diparis tidak lah seimbang dengan korban nyawa kaum muslimin yang tewas di
suriah , irak , palestin dan negri muslim lainya karena kekejaman kafir barat.
Setiap hari nyawa melayang akibat keganasan tentara kafir barat ini dan media
serta dunia seakan tuli bisu dan buta atas peristiwa ini. Ini lah standar ganda
kafir barat.
Walaupun skenario
pembantaian umat islam dan skenario untuk menghambat kebangkitan islam ini
terus dilakukan oleh kafir barat , mereka tidak akan bisa menahan kebangkitan
islam karna masa depan dunia adalah milik islam karena ini sudah menjadi janji
allah , alah befirman dalam
Qs An-nur ayat 55 : Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara
kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan
menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan
orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi
mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan
menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa.
Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan
Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah
orang-orang yang fasik.
Tinggal
bertugas untuk terus memperjuangkan kebangkitan islam yang terakhir ini yaitu
tegaknya syariat islam di muka bumi ini dalam naungan khilafah ala min
hajinubuah.
Wala hualam
bisawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar