Selasa, 01 Desember 2015

PARIS ATACK “ CARA BASI UNTUK MENGHALANG KEBANGKITAN ISLAM“

PARIS ATACK “  CARA  BASI UNTUK MENGHALANG KEBANGKITAN ISLAM“

jum’at (13/11/2015) waktu setempat, serangan telah terjadi di Paris. Tak tanggung-tanggung, serangan dilakukan di 6 titik, secara terpisah, pada waktu yang bersamaan. Korbannya 153 tewas, dan 300 luka-luka. Menariknya, pelaku bom bunuh diri meninggalkan jejak, paspor berkebangsaan Suriah. Tak lama setelah insiden ini, PM Perancis, Manuel Valls (13/11/2015) langsung mengeluarkan pernyataan, bahwa serangan ini diatur dari Suriah (BBC Indonesia, 17/11). Dikuatkan dengan klaim ISIS sebagai pihak yang melakukan serangan ini.
Melihat skenario peristiwa penyerangan di paris  sangat mirip sekali dengan serangan terhadap WTC di New york. Pada saat itu amerika menjadikan serangan WTC sebagai alasan untuk  menduduki afganistan dan mengintervensi negara negara lain atas dasar penyerangan terorisme dan pada waktu itu amerika berhasil membuat citra buruk islam sebagai terorisme nah ini sama percis apa yang terjadi di paris menjadikan negara negara barat  termasuk perancis untuk memborbadir suriah dengan alasan perang melawan isis.
Melihat peristiwa ini banyak sekali kejanggalan yang terjadi pertama pelaku serangan yang terjadi diparis meninggalkan jejak paspor berkebangsaan suriah yang anehnya paspor itu masih utuh seperti ada yang meletakannya kedua peristiwa ini terjadi dua hari sebelum diselenggarakannya G20 diturki ini seakan akan menjadi momen yang tepat untuk menjadi kan isi pertemuan pada G20 membahas pelaku terorisme diparis dan ditambah terdapat kabar bahwa mayat mayat yang dikabarkan terkena serangan paris adalah patung ini menambah kekuatan bahwa serangan paris adalah rekayasa barat untuk menyerang suria sama seperti skenario saat amerika menyerang afganistan dan irak.
Penyerangan ini adalah skenario basi untuk menghalang tegaknya islam di bumi suriah karna faktanya penyerangan paris dan negara negara kafir lainya bukan lah menyerang isis terbukti korban dari serangan tersebut adalah orang orang yang tidak berdosa seperti anak anak dan perempuan. Setidaknya ada 2 hal yang menjadi dasar skenario penyerangan paris yang pertama menjadikan alasan untuk memborbadir suria karna takutnya kafir barat akan tegaknya islam disana dan yang kedua adalah membuat citra buruk islam sebagai terorisme ini terbukti degan bagaimana media membuat propaganda yang besar terkait serangan paris mebuat citra buruk islam sebgai terorisme ini merupakan cara basi yang dilakukan musuh musuh allah.
Reaksi barat terhadap serangan paris disisi lain semakin membongkar kemunafikan barat. Barat yang diikuti oleh negara negara bonekanya diberbagai belahan dunia termasuk indonesia beramai ramai mengecam serangan paris yang menewaskan 132 orang. Sementara mereka diam  saat basar asad yang diikuti koalisi iblis yang dipimpin amerika membunuh rakyat suriah ratusan ribu orang. Mereka juga diam ketika israel memborbadir palestina dan membunuh rakyat palestina yang tidak berdosa. Bila dibandingkan dengan korban yang ada diparis tidak lah seimbang dengan korban nyawa kaum muslimin yang tewas di suriah , irak , palestin dan negri muslim lainya karena kekejaman kafir barat. Setiap hari nyawa melayang akibat keganasan tentara kafir barat ini dan media serta dunia seakan tuli bisu dan buta atas peristiwa ini. Ini lah standar ganda kafir barat.
Walaupun skenario pembantaian umat islam dan skenario untuk menghambat kebangkitan islam ini terus dilakukan oleh kafir barat , mereka tidak akan bisa menahan kebangkitan islam karna masa depan dunia adalah milik islam karena ini sudah menjadi janji allah , alah befirman dalam
Qs An-nur ayat 55 : Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.
Tinggal bertugas untuk terus memperjuangkan kebangkitan islam yang terakhir ini yaitu tegaknya syariat islam di muka bumi ini dalam naungan khilafah ala min hajinubuah.
Wala hualam bisawab.


   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar